Seize The Day.

Pages

Thursday, March 21, 2013

Not Even A Terrible Excuse.

Semester empat udah berjalan lebih dari sebulan. Gak kerasa banget. Tau-tau stok di kosan udah abis semua. Tau-tau kolom absen udah di-tanda-tangan seperempatnya. Time flies so fast that it becomes sooooooo frightening.

Seiring berjalannya waktu, seiring pula berjalannya kesibukan. Sibuk kuliah, ngerjain tugas, organisasi, apply lomba, apply conference… gak kebayang kalo saya punya pacar di Jatinangor ini. Hidup bakal lebih, well, padat. Misalnya, niat mau santai abis kuliah, eh ada yang ngajakin makan malem ke luar. Kalo ditolak, ngambek. Fiuh. Lucky me :)

Anyhow, tanpa pacar pun, hidup saya udah hectic-parah-gak-paham-lagi. Kuliah aja udah ribet banget. Publisitas, Investor-Finance Relations, CSR, Teori Komunikasi, PR Government, PR Writing… Ditambah lagi kepanitiaan. Volunteer anniversary Konperensi Asia Afrika (yes, konperensi, pake P), Danus Mubes,manager flag football, volunteer docter… Banyak ya. Terkesan pamer dan sok, ya? Padahal masih banyak cewek yang sibuknya lebih-lebih dari saya.

Tadi dikampus, saya ketemu sama Akbar dan Bilal, anak football, kita sempet ngobrol beberapa saat. Intinya mereka kesel sama saya yang kalo lagi hectic suka ngilang tiba-tiba. Saya kaget. Saya ga ngerasa kayak gitu. Tapi, well, apparently, I did. Unconsciously. Kalo lagi hectic, hidup saya agak gak terkendali. Padahal, harusnya gak kayak gitu. Saya udah berani ambil tanggung jawab saya semuanya itu, well, then I have to oblige.

Saya kenal satu cewek, yang menurut saya (dan semua orang yang kenal dia), she’s a true independent woman. Her name is Putri Damayanti, HI 2011. She was the president of AIESEC Unpad. Dia aktif sekali. Dia jadi presiden unpad ketika dia masih maba. Maba loh, maba! Setau saya, dia pernah jadi bagian dari MTV Exit. Dia juga organizing committee TEDxUnpad. Bagian dari jurnalis BEM Fisip Unpad. Dst. Dst. Dst. She is so inspiring. Dia pernah bilang “come on guys, get through your limit, you can do it!” di saat semua orang mengeluh letih dengan rutinitas mereka masing-masing. Lalu temen syaa, Monic, pernah cerita, ketika memasuki waktu liburan, Monic berencana pulang ke Padang, karena dia udah kangen rumah banget. Sementara, Monic sebagai VP di AIESEC Unpad punya tanggung jawab untuk menjalankan on going program. Monic galau. Lalu Putri bilang, “Monic, I know you miss your home, that is your choice, but you have obligations here, but still, the choice is yours.” Well, perkataan si Putri ini biasa aja, tapi, bagi saya, ngena banget. Saya, terus terang, malu sama diri sendiri yang masih manja.

The point is, hectic parah is not an excuse. Not even a terrible excuse. It is absolutely not an excuse. So, semangat! Take control of your life, guys!




Subscribe to Our Blog Updates!




Share this article!

2 comments:

  1. selagi muda pi, masih sehat, masih kokoh, masih bersemangat, kenapa tidak u.u

    itung2 buat diet :V

    ReplyDelete
  2. I know, ron. Masa muda cuma sekali. Semangat!

    ReplyDelete

Pages - Menu

Thursday, March 21, 2013

Not Even A Terrible Excuse.

Semester empat udah berjalan lebih dari sebulan. Gak kerasa banget. Tau-tau stok di kosan udah abis semua. Tau-tau kolom absen udah di-tanda-tangan seperempatnya. Time flies so fast that it becomes sooooooo frightening.

Seiring berjalannya waktu, seiring pula berjalannya kesibukan. Sibuk kuliah, ngerjain tugas, organisasi, apply lomba, apply conference… gak kebayang kalo saya punya pacar di Jatinangor ini. Hidup bakal lebih, well, padat. Misalnya, niat mau santai abis kuliah, eh ada yang ngajakin makan malem ke luar. Kalo ditolak, ngambek. Fiuh. Lucky me :)

Anyhow, tanpa pacar pun, hidup saya udah hectic-parah-gak-paham-lagi. Kuliah aja udah ribet banget. Publisitas, Investor-Finance Relations, CSR, Teori Komunikasi, PR Government, PR Writing… Ditambah lagi kepanitiaan. Volunteer anniversary Konperensi Asia Afrika (yes, konperensi, pake P), Danus Mubes,manager flag football, volunteer docter… Banyak ya. Terkesan pamer dan sok, ya? Padahal masih banyak cewek yang sibuknya lebih-lebih dari saya.

Tadi dikampus, saya ketemu sama Akbar dan Bilal, anak football, kita sempet ngobrol beberapa saat. Intinya mereka kesel sama saya yang kalo lagi hectic suka ngilang tiba-tiba. Saya kaget. Saya ga ngerasa kayak gitu. Tapi, well, apparently, I did. Unconsciously. Kalo lagi hectic, hidup saya agak gak terkendali. Padahal, harusnya gak kayak gitu. Saya udah berani ambil tanggung jawab saya semuanya itu, well, then I have to oblige.

Saya kenal satu cewek, yang menurut saya (dan semua orang yang kenal dia), she’s a true independent woman. Her name is Putri Damayanti, HI 2011. She was the president of AIESEC Unpad. Dia aktif sekali. Dia jadi presiden unpad ketika dia masih maba. Maba loh, maba! Setau saya, dia pernah jadi bagian dari MTV Exit. Dia juga organizing committee TEDxUnpad. Bagian dari jurnalis BEM Fisip Unpad. Dst. Dst. Dst. She is so inspiring. Dia pernah bilang “come on guys, get through your limit, you can do it!” di saat semua orang mengeluh letih dengan rutinitas mereka masing-masing. Lalu temen syaa, Monic, pernah cerita, ketika memasuki waktu liburan, Monic berencana pulang ke Padang, karena dia udah kangen rumah banget. Sementara, Monic sebagai VP di AIESEC Unpad punya tanggung jawab untuk menjalankan on going program. Monic galau. Lalu Putri bilang, “Monic, I know you miss your home, that is your choice, but you have obligations here, but still, the choice is yours.” Well, perkataan si Putri ini biasa aja, tapi, bagi saya, ngena banget. Saya, terus terang, malu sama diri sendiri yang masih manja.

The point is, hectic parah is not an excuse. Not even a terrible excuse. It is absolutely not an excuse. So, semangat! Take control of your life, guys!

2 comments:

  1. selagi muda pi, masih sehat, masih kokoh, masih bersemangat, kenapa tidak u.u

    itung2 buat diet :V

    ReplyDelete
  2. I know, ron. Masa muda cuma sekali. Semangat!

    ReplyDelete

Followers

Return to top of page
Powered By Blogger | Design by Genesis Awesome | Blogger Template by Lord HTML